Resolusi gambar dan dasar menggunakan Layer

Photoshop adalah program untuk mengubah file gambar (Bitmap), banyak orang sering mengatakan dan mendengar istilah resolusi gambar, tetapi belum mengetahui fungsinya dengan jelas, bila memahami secara jelas kegunaanya maka siswa dapat menghasilkan gambar-gambar dengan kualitas cetak yang baik. pada praktek kedua akan diajarkan penggunaan layer yang merupakan hal dasar dalam mengolah suatu gambar.

Tujuan Praktek

  • Mengetahui ukuran gambar bila dicetak
  • Menggabung beberapa gambar dengan template yang dibuat sendiri

Pokok bahasan

  • Resolusi
  • Layer, Layer style dan Clipping mask

Praktek pertama Mengetahui ukuran cetak suatu gambar

  • Mengambil gambar

    • bila ada koneksi internet anda dapat melakukan download gambar-gambar di web www.pexels.com
    • atau anda dapat langsung membuka gambar mobil.jpg yang ada di download materi topik ini
    • Mencari gambar di pexels.com
    • buka website www.pexels.com
    • cari gambar misalnya classic car
    • kemudian klik pada free download
    • simpan gambar yang di download dan buka dengan program photoshop
  • Langkah mengetahui ukuran gambar bila hendak dicetak.

    • buka dokumen yang ingin dicek
    • pilih menu Image, Image size
    • pastikan untuk menghilangkan tanda cek pada resample
      • ini berguna agar photoshop tidak menambah jumlah titik bila kita mengubah resolusi gambar
    • ubah satuan width menjadi centimeter
    • ubah resolution menjadi 300 dpi
      • catat besar ukuran gambar setelah resolusi diubah menjadi 300 dpi
      • catat ukuran Width dan Height.

Praktek 2 - Menggabung beberapa gambar dengan template yang dibuat sendiri

  • Membuat dokumen baru

    • pilih menu File, New,
    • Ubah document type = International paper
      • size = A5
      • ubah satuan menjadi centimeter
  • Membuat pola gambar

    • tampilkan kotak layer dengan memilih menu window, layer (F7)
    • layer bisa dibayangkan sebagai tumpukan kertas transparan
    • klik pada tombol new layer() dan beri nama kotak
    • klik pada rectangular marquee ().
    • ubah warna foreground
    • lakukan double klik pada bagian foreground
    • ubah warna menjadi abu-abu
    • buat kotak pertama dengan cara klik dan drag
    • untuk mempermudah, untuk ukuran saat ini dikira-kira saja
    • tekan tombol Alt + delete untuk memasukkan warna foreground pada kotak yang dibuat
    • hilangkan garis seleksi dengan menekan tombol Control + D
  • Memasukkan gambar

    • Pilih menu File, Open,
    • buka file gambar jam
    • klik pada move tool ()
    • klik dan drag ke dokumen yang sudah kita buat sebelumnya
    • ubah nama layer menjadi jam dan pastikan layer jam berada pada posisi paling atas
      • tekan mouse kanan pada layer, pilih menu create clipping mask
      • clipping mask agar supaya gambar jam tidak melebih dari kotak yang dibuat.
    • tekan control + T untuk melakukan transform
      • pastikan untuk menekan tombol shift agar gambar selalu tampak proporsi
      • tempatkan pada salah satu kotak gambar.
    • masukkan gambar yang lain untuk menempati kotak-kotak yang kosong
  • Memberikan bingkai gambar

    • klik pada layer kotak
    • pilih menu layer, layer style, stroke
    • beri tanda cek pada stroke
      • size = 15 px
      • position = inside
      • fill type = color
      • fill color = abu-abu
    • pilihan lain
    • untuk memberikan efek seperti profesional foto galeri anda dapat melakukan langkah berikut
      • tambahkan efek 1 stroke lagi dibawahnya, beri warna putih, size = 70px
      • tambahkan efek 1 stroke lagi dibawahnya, beri warna agak hitam, size = 75px
  • untuk memperkecil area gambar

    • cara pertama
    • klik pada crop tool, pada toolbar, pastikan untuk menghilangkan semua setting

sumber gambar